Selasa, 16 Juni 2015

perbedaan MLM dan Money Games

Perbedaan MLM dan Money Games
 
Multi level marketing adalah sistem penjualan berkelompok melalui keanggotaan yang membentuk tim pemasaran secara bertingkat. Sistem MLM ini lebih mengutamakan kebersamaan dalam mencapai tingkat omset penjualan perusahaan. Seorang anggota yang dapat memimpin timnya dalam memasarkan produk perusahaan akan diberikan komisi atau bonus sesuai dengan sistem yang berlaku di masing-masing perusahaan MLM. ini biasa disebut dengan upline ( Leader) untuk posisi di atas dan downline untuk posisi anggota dibawahnya. Sistem penjualan ini sekarang banyak diaplikasikan pada banyak jenis produk, contohnya obat obatan, kosmetik, pelumas mesin, pulsa dan lain-lainnya. Di dalam sistem MLM, downline diharuskan untuk berupaya membangun downline-downline selanjutnya untuk memperluas jaringan MLM yang mereka jalani.
 Image result for money game
Money Game adalah suatu bisnis semacam arisan berantai atau bonus2 yang dibayarkan kepada member lama adalah dari hasil uang pendaftaran member baru dan dalam bisnisnya tidak ada produk nya sama sekali juga tidak a da SIUP atau izin dari MEN.HUKUM&HAM kantornya juga tidak jelas.
Bedanya MLM dan Money Game
Banyak di antara kita yang menganggap bahwa bisnis MLM adalah sama saja dengan Money Game. Padahal keduanya jelas-jelas berbeda. Menjadi rancu perbedaannya, karena ulah oknum Money Game yang mengaku MLM.
Berikut ini adalah Perbedaan MLM dan Money Game :
1.      APLI dan WFDSA
Ø  MLM murni terdaftar pada APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) bahkan WFDSA (World Federation of the Direct Selling Associations). APLI dan WFDSA adalah organisasi yang bertugas untuk mengawasi dan mengontrol apakah perusahaan MLM tersebut  menjalankan bisnis sesuai aturan main MLM atau tidak.
Ø  MG   Perusahaan moneygame tidak tergabung dalam anggota APLI dan WFDSA
2.       Biaya Pendaftaran Keanggotaan
Ø  MLM : Biaya pendaftaran anggota di bisnis MLM relatif ringan karena hanya untuk mengganti biaya administrasi, seperti staterkit, katalog, contoh produk, dll.
Ø   MG: Biaya pendaftaran anggota biasanya besar, ada lhoo yang sampe berjuta-juta. Kenapa begitu? Yaa karena seringnya mereka kan tidak punya produk atau produk yang dijual sebenarnya berkualitas rendah atau susah dijual di pasaran. Nah jadi para upline atau sponsor akan memperoleh profit langsung dari biaya pendaftaran yang besar ini. Pernah kan denger kalo lagi diprospek MG, mereka bilang “kalau nanti anda mendapatkan downline, maka otomatis anda akan memperoleh sekian dari uang pendaftaran downline baru tersebut.
3.      Produk
Ø  MLM : Produk yang dijual jelas dan dijamin oleh perusahaan, mudah dijual di pasaran karena harga rasional dan kualitas terjamin, walaupun tidak memiliki downline, member tetap dapat menjalankan bisnis dengan berjualanproduk, perusahaan memperoleh keuntungan dari penjualan produk, bukan dari biaya pendaftaran anggota.
Ø  MG : Seringkali MG tidak mempunyai produk nyata atau kalaupun ada produk bukan hal utama, biasanya produk tersebut susa h dijual karena kualitasnya yang kurang baik atau harganya tidak rasional.
4. Sistem dan Marketing Plan
Ø  MLM : memiliki marketing plan yang jelas, anggota MLM dapat terus menjalankan bisnis dengan atau tanpa downline, ada aturan main yang jelas, bonus yang diperoleh berasal dari omzet penjualan. MLM menganut win-win sistem. Artinya ada prinsip keadilan, setiap anggota akan menikmati keuntungan sesuai dengan kerja yang dia lakukan. Belum tentu orang yang lebih dulu menjadi anggota akan lebih berhasil daripada orang yang belakangan.
Ø  MG : Biasanya berlaku sistem binary ataupun piramid, dimana upline pasti mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Bonus yang diperoleh adalah berasal dari biaya pendaftaran anggota baru. Artinya jika anggota tersebut tidak mendapatkan downline baru maka bisnis akan terhenti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar